Manajemen Biaya Operasional Logistik

Biaya dalam logistik adalah sesuatu yang merupakan hal yang penting dalam bisnis Logistik. Pentingnya untuk melakukan manajemen yang baik terhadap biaya logistik adalah dengan menekan biaya itu sendiri tanpa menurunkan kualitas dari layanan kepada pelanggan. SOLOG menyediakan fasilitas yang terintegrasi dari awal sampai akhir mengenai manajemen biaya dalam operasional logistik ini.

Manajemen Biaya dalam Operasional Logistik

Di Indonesia, biaya logistiknya adalah salah satu yang tinggi dibandingkan negara lain di Asia. Banyak hal yang membuat biaya logistik itu mahal, salah satunya adalah kontrol dan pengelolaan biaya dan harga dari vendor yang tidak bisa dicari yang kompetitif.

Selain itu juga adanya arus keuangan yang tidak terkontrol dengan baik mulai tahap perencanaan biaya, pembuatan penawaran tarif logistik kepada pelanggan, sampai dengan realisasi semua biaya.

Idealnya, peningkatan penjualan akan meningkatkan keuntungan pula. Namun terkadang kenyataan tidak seperti apa yang diharapkan. Keuntungan dapat ditingkatkan dengan mengurangi biaya. Perusahaan penyedia jasa logistik dapat mengurangi biaya dengan melakukan efisiensi pada seluruh bagian organisasi dan perusahaan. Misalnya perhatikan seberapa cepat barang bergerak keluar dari gudang? Atau langkah apa yang dapat diambil untuk meningkatkan pergerakan barang agar lebih efisien?

Modul di SOLOG yang berhubungan dengan Manajemen Biaya Operasional Logistik antara lain :

  1. Master Tarif biaya operasional per jenis layanan logistik yang terdiri dari biaya internal dan biaya eksternal (vendor). Setiap jenis Biaya ini akan langsung berhubungan dengan kode Akuntansi (Chart of Account) sehingga nanti jika terjadi transaksi akan langsung bisa menjurnal pada jurnal akutansi.
  2. Master Tarif Jual, yang sudah langsung di atur jenis biaya-biaya yang muncul, baik untuk tarif umum. Setelah terjadi kontrak atau transaksi maka akan langsung mengenerate daftar biaya di operasional.
  3. Rencana Biaya operasional, yang kemudian dilanjutkan dengan pengajuan dan persetujuan biaya.
  4. Realisasi Biaya operasional, baik bertipe cash atau rimbes/tagihan.
  5. Tagihan Vendor, yang terhubung dengan jurnal hutang.
  6. Invoice Customer, yang terhubung dengan jurnal piutang.
  7. Laporan Keuangan Operasional.
  8. Rencana Perawatan Kendaraan.
  9. Rekapitulasi Biaya Rencana Perawatan Kendaraan.
  10. Realisasi Biaya Perawatan Kendaraan
  11. Laporan Laba Rugi Surat Jalan
  12. Laporan Laba Rugi Kendaraan
  13. Laporan Register BBM
  14. Laporan Biaya Per NOPOL

Untuk Konsultasi lebih lanjut silahkan Kontak kami

Kami akan membantu memberikan solusi terbaik dalam sistem pengelolaan biaya dalam operasional logistik Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?